Postingan

Kimia Medisinal 15

Kumarin merupakan suatu senyawa yang banyak dijumpai dan telah di analisis memiliki aktivitas biologis secara klinis sebagai obat antikoagulan (pencegah penggumpalan darah). Dimana senyawa yang berkhasiat ini akan diaktivasi terlebih dahulu menjadi senyawa 3,4 depoxide. Kemudian senyawa yang akhirnya akan memiliki efek racun pada tubuh (toksisitas) akan di keluarkan dengan di detoksifikasi melalui proses oksidasi dan reduksi. Dimana proses aktivasi dan deaktivasi ini di mediasi oleh enzim yang berperan penting pada banyak metabolisme obat yaitu cytochrome p450. Pada proses deaktivasi nya kumarin di perantarai proses deaktvitasinya oleh sub family turunan yaitu Cyp2A6 untuk di nonaktifkan dan di hentikan gen nya. Proses deaktivasi berperan pada proses detoksifikasi obat kumarin di dalam tubuh sehingga proses ini akan berkaitan dengan proses eliminasi atau pembuangan obat yang tidak berguna bagi tubuh atau bahkan zat yang dapat mengakibatkan toksisitas tubuh. Link YouTube : https://youtu...

Kimia Medisinal 13

Uji in silico adalah memprediksi interaksi senyawa obat dengan protein targetnya. Dengan uji in-silico akan di lakukan skrinin dengan menilai atau mengidentifikasi apakah senyawa tersebut akan memberikan respon aktivitas biologis dan berpotensi sebagai kandidat obat. Sebelumnya akan dilakukan evaluasi secara in Vivo dan in Vitro terhadap sifat fisiko kimia dengan hukum lipinski dan uji farmakokinetiknya. Semakin rendah nilai afinitas suatu senyawa maka akan semakin kuat ikatan yang terbentuk.  Senyawa dari biji aktif trembesi yang di uji memiliki ikatan hidrogen dengan ikatan residu asam aminonya pada reseptor GLP-1 sehingga bisa dijadikan sebagai obat anti diabetes. Link YouTube : https://youtu.be/2UH8Pl333Nk

Kimia Medisinal 11

       Metabolisme obat adalah proses perubahan m olekul obat melalui sistem enzimatik khusus . Metabolisme obat dapat dibagi menjadi reaksi fase I dan fase II   melalui jalur umum yang dikatalisis oleh enzim sitokrom P450 (CYP). Dimana enzim CYP terlibat dalam lebih dari 90% reaksi enzimatik yang berkaitan dengan metabolisme obat dalam tubuh. P roses metabolisme obat menjadi penting karena dapat menentukan intensitas khasiat farmakologis obat.  Enzim CYP merupakan enzim  hemoprotein yang terikat oleh membrane dimana enzim ini berperan dalam proses eliminasi obat , selain itu juga enzim cyp mampu mempengaruhi respon obat dengan cara mempengaruhi kerja obat dimana akan berpengaruh pada keamanan dan bioavailabilitas   dari obat tersebut di dalam tubuh. link youtube pertemuan 11 https://youtu.be/btCNpZaVUD4

Kimia Medisinal 9

 Hubungan Pra-Obat Metabolisme Dan Aktivitas Biologis, suatu zat obat baru harus melalui tahapan melewati evaluasi proses ADME agar dapat memberikan gambaran profil farmakokinetik nya, dimana hal ini akan menunjukkan seberapa besar dosis yang akan diberikan untuk memperoleh suatu EFIKASI tinggi dari zat tersebut dalam aktivitas biologisnya. Faktor profil farmakokinetik berkaitan dengan sifat lipofilisitas, profil disolusi, kelarutan, pKa dan lain sebagainya, serta ada juga faktor fisiologis yang berkaitan dengan afinitas ikatan protein plasma. Semua hal ini juga berkaitan dengan penjaminan keamanan obat dari efek toksik dan adanya potensi interaksi obat. Link YouTube: https://youtu.be/_50mRgxb1T8

Kimia Medisinal 6

Aktivitas biologis terjadi akibat interaksi molekul obat dengan gugus fungsional molekul reseptor. Interaksi ini dapat berlangsung karena kekuatan ikatan kimia tertentu.  Aspirin merukapan yang digunakan sebagai analgesik-antiseptik, anti-inflamasi dan antiplatet. Aspirin dibuat dengan mereaksikan asam salisilat dengan asam asetat anhidrat menggunakan katalis H2SO4 pekat sebagai zat penghidrasi.  Telah dilakukan modifikasi struktur dan menghasilkan senyawa asam 3-klorometil benzoil salisilat atau disebut juga asam 2-(3-(klorometil) benzoiloksi) benzoat terhadap aktivitas analgesiknya bahwa lebih aktif dan potensial sebagai analgesik dibandingkan asam asetil salisilat. Modifikasi lain dilakukan dan menghasilkan senyawa 2-(4- (klorometil) benzoiloksi) benzoate mengindikasikan bahwa asam 2-(4-(klorometil) benzoiloksi) benzoat mempunyai sifat lipofilik lebih besar dibandingkan asam asetil salisilat. Link YouTube  https://youtu.be/WLPqL43aFd0

Kimia Medisinal 4

Paracetamol merupakan obat yang bekerja sebagai analgetik (pereda nyeri) dan antipiretik (penurun panas). Sifat fisiko kimia dari suatu obat memiliki peranan penting dalam menentukan aktivitas biologisnya serta dalam proses formulasi agar diperoleh sediaan yang stabil dan aman. Link YouTube https://youtu.be/D7qguMVeQ7k

Kimia Medisinal 2

Link youtube materi pertemuan kedua " Metabolisme Obat Dalam Tubuh" Metabolisme obat merupakan suatu proses perubahan strktur kimia obat di dalam tubuh sehingga dapat menimbulkan efek farmakologis bagi tubuh dan mampu menyembuhkan suatu kondisi penyakit saat pengobatan di lakukan. Ada 3 hal penting yang perlu diperhatikan saat menkonsumsi obat seperti bagian tubuh yang diobati, cara kerja obat dan formula sehingga obat dapat dimetobolisme dengan baik. https://youtu.be/TI60IN2--dc