Kimia Medisinal 9

 Hubungan Pra-Obat Metabolisme Dan Aktivitas Biologis, suatu zat obat baru harus melalui tahapan melewati evaluasi proses ADME agar dapat memberikan gambaran profil farmakokinetik nya, dimana hal ini akan menunjukkan seberapa besar dosis yang akan diberikan untuk memperoleh suatu EFIKASI tinggi dari zat tersebut dalam aktivitas biologisnya. Faktor profil farmakokinetik berkaitan dengan sifat lipofilisitas, profil disolusi, kelarutan, pKa dan lain sebagainya, serta ada juga faktor fisiologis yang berkaitan dengan afinitas ikatan protein plasma. Semua hal ini juga berkaitan dengan penjaminan keamanan obat dari efek toksik dan adanya potensi interaksi obat.

Link YouTube:

https://youtu.be/_50mRgxb1T8


Komentar

  1. Bagaimana sifat lipofilisitas, profil disolusi, kelarutan, pKa dalam mempengaruhi farmakokinetik?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sifat lipofilisitas berkaitan dengan kelarutan obat di dalam tubuh, begitulah profil disolusi berhubungan dengan bagaimana obat tersebut dapat terjamin efektivitas nya, dan nilai pKa akan berhubungan pada bagaimana obat tersebut di absorbsi sehingga parameter tersebut berkaitan dengan farmakokinetik atau bagaimana obat tersebut dapat berkhasiat di dalam tubuh

      Hapus
  2. Jelaskan pengaruh hubungan dosis dengan efikasi dari suatu obat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dosis berpengaruh terhadap bagaimana obat tersebut bekerja didalam tubuh apakah obat tersebut akan memberikan EFIKASI yang baik atau hanya akan menimbulkan efek toksik bagi tubuh, jika dosis obat terlalu besar makan ia akan mencapai nilai maksimum Bahakan mengakibatkan obat bertahan lama ditubuh sehingga obat bersifat toksik ataupun sebaliknya jika dosis obat terlalu rendah maka obat tidak mampu mencapai efek maksimalnya sehingga tidak memiliki efek terapi yang optimal

      Hapus
  3. Apakah pra metabolisme obat saja dapat menjamin keamanan obat dari efek toksis?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tidak, metabolisme merupakan suatu proses dimana obat tersebut akan mengalami yang namanya perubahan bentuk di dalam tubuh sehingga dia akan memberikan efek pada tubuh. Sehingga suatu obat harus dilakukan uji untuk melihat bagaimana obat tersebut bekerja di dalam tubuh, karena banyak sekali faktor yang mempengaruhi apakah obat tersebut dapat memberikan EFIKASI atau bahkan memberikan efek toksiknya, sehingga suatu obat yang telah dirancang harus di uji pra metabolisme, Bahkan sampai ketika obat itu di ekskresikan keluar tubuh harus di ketahui.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kimia Medisinal 6

Kimia Medisinal 2